Me, MySelf and I
7 Jul
Yak, perjalanan dimulai hari rabu pukul 15.05, yang seharusnya hari kamis pagi. Dikarenakan pesawat Air Asia yang seharusnya terbang ternyata “masuk bengkel” padahal ticketnya sudah di order dari kapan tau. Ada dua pilihan berangkat lebih siang, sekitar jam 11-an atau maju di hari rabu pukul 15.05. Pilihan ternyata jatuh pada rabu pkl. 15.05 tetap pakai Air Asia dan tetap tujuan Batam seperti semula, untung aja gue udah ngambil cuti dari hari rabu.
Tetapi ternyata saat keberangkatan pun ternyata tertunda, pesawatnya delay 30 menit. “Ahak-ahak…. endonesia… endonesia.. kalo nggak delay bukan pesawat endonesia namanya..
“.
Rombongan bertambah 1 orang menjadi 4 orang dewasa dan 1 anak kecil, yang tadinya hanya 3 orang dewasa dan 1 anak kecil, dikarenakan temannya adiknya henny ikut bergabung. Rombongan awalnya sendiri tadinya gue, henny, adiknya henny dan aurell.
secara (heh?!) tujuan sebenernya adalah kotanya si merlion, SG. Mo lewat batam selain fiskalnya - fiskal sux!!! (kayak yg sering bayar fiskal aje yeee..
- red) - lebih murah, sekalian pengen liat2x kota batam. eh.. tiket air asianya juga murah deng
.
Di batam sendiri rencananya akan bermalam di tempat tinggal temannya adiknya henny. Secara sih sebenernya bisa aja tinggal di hotel, tapi ya wislah.
Popularity: 4% [?]
15 Jun
Pidato Presiden George W. Bush
Sifat : Confidential
Waktu : Confidential
Tempat : ConfidentialEhm ehm…
Kepada yang terhormat Direktut CIA, FBI, Direktur Bank
Dunia, ADB, IMF, CEO Haliburton, Exxon Mobil,
Freeport, Bangkir2 Internasional, Dan semua yang telah
membantu kami membiayai perang irak, Afganistan, serta
menyebarluaskan kakuasaan Imperium global, Direktur
media dan televisi CNN, ABC, NBC, yang telah membantu
propaganda kita, kami ucapkan terima kasihHari ini adalah hari yang sangat penting karena pada
hari ini saya akan melaporkan keadaan indonesia,
yang dulu kita takuti itu, sekarang sama sekali tak berdaya di
hadapan kita.Karena kini tak ada satupun yang perlu kita takutkan
dari negeri itu, laporan Intelejen mengatakan bahwa
tak ada satupun bahaya potensial yang akan menggangu
kepentingan kita di negeri itu.Kita tidak perlu takut kepada angkatan bersenjata
mereka, karena senjata yang mereka gunakan adalah
kiriman dari negeri kita, lihatlah ketika kita
jatuhkan embargo senjata, tentara-tentara mereka
seperti maung ompong ha ha ha ha (penonton tertawa),
yang lebih lucu lagi kemarin presidennya sendiri yang
memelas pada kita untuk menghentikan embargo itu ha
haha. (penonton tertawa).. kasihan-kasihan.Tak perlu takut pada generasi mudanya, rupanya faham
materialisme, budaya konsumtif, hedonisme,
individualisme, yang kita ajarkan itu lewat
iklan-iklan kita, tayangan-tanyangan televisi kita,
film-film kita, propaganda-propaganda kita, sudah
tertanam pada hati dan pikiran sebagian besar dari
mereka, jangankan memikirkan negeri atau umatnya
lebih-lebih agamanya, kini mereka hanya memikirkan
kesenangan diri mereka sendiri, bayangkan saja Negara
semiskin itu penduduknya menempati urutan tertinggi
dalam urusan berbelanja baju ke Singapura, mengalahkan
jepang, australia, dan cina sekalipun. ha ha ha
(penonton tertawa ).Tak perlu takut tentang pelajar-pelajarnya, karena
mahasiswa-mahasiswa terbaiknya selalu kita rekrut dan
kita pekerjakan di perusahaan-perusahaan minyak atau
tambang kita, dan kita menyuap mereka dengan gaji yang
besarnya sama dengan loper koran di negeri kita ha ha
ha. ( penonton tertawa ). Bayangkan orang-orang
terbaiknya hadirin.Tak perlu takut kepada pemimpin politik dan
pejabatnya, karena sebagian besar dari mereka adalah
orang yang gila jabatan dan sangat mudah untuk di
suap, untuk uang dan jabatan, mereka bisa kita minta
untuk melakukan apa saja sesuai keinginan kita. ha ha
ha ha ( penonton tertawa ).Tunggu,tunggu, Ada kabar yang lebih menggembirakan
lagi, menurut laporan Intelejen yang saya terima,
bahwa di sana telah terkotak-kotak menjadi
banyak kelompok dan golongan. Tiap-tiap kelompok
menjatuhkan yang lain dan mengganggap kelompoknya yang
lebih baik dari yang lain, ada bibit kebencian yang
besar di antara mereka yang dapat kita manfaatkan.
sangat mudah bagi Intelejen kita yang berpengalaman
untuk mengadu domba diantara mereka.Hutang mereka sudah sangat besar dan hampir mustahil
bisa mereka bayar, 22% APBN mereka habis untuk
membayar hutang kepada kita, sehingga mengurangi
anggaran pendidikan mereka, kesehatan mereka, dan
pelayanan sosial mereka. Sehingga di negeri itu banyak
penduduknya yang kelaparan, miskin, sakit dan tak
mampu berobat, ini merupakan keuntungan bagi kita.
Karena semakin lama jika kondisi tidak berubah, maka
akan tercipta generasi yang lemah dari negeri itu.
Yang tidak akan mampu melawan kita, seperti yang
selama ini kita harapkan.Kekayaan negeri mereka hampir semuanya kita kuasai,
lebih dari 96 % ladang minyak mereka telah kita
miliki, tambang batu-bara, tembaga, emas, yang
beroperasi di negeri itu hampir semuanya adalah milik
kita. Lebih dari itu mimuman-minuman, makanan-makanan,
buku-buku, walau banyak yang ngopi, komputer-komputer,
software-soffware mereka, walau banyak yang ngebajak,
bahkan odol dan sabun yang mereka gunakan adalah
produksi perusahaan2 kita. ha ha ha (penonton
tertawa),….Indonesia merupakan ladang dollar kita yang harus
tetap kita pertahankan bagaimanapun caranya, 200 juta
lebih penduduk negari itu merupakan konsumen bagi
produk-produk perusahaan kita.Singkat kata Indonesia telah kalah dari kita baik dari
segi Ekonomi, militer, politik, budaya,Teknologi, dan
lain-lain dan lain-lainUntuk menjaga agar kondisi ini tetap berlangsung, maka
saya sarankan agar lebih mengefektifkan promosi budaya
konsumtif dan hedonisme kepada mereka, kepada
agen-agen CIA agar memecah belah rakyatnya,
tebarkan kecurigaan dan fitnah di antara mereka,biar
mereka terus berkelahi dan tidak punya waktu untuk
melawan Imperialisme kita, terus rekrut generasi muda
terbaiknya agar bekerja untuk perusahaan-perusahaan
kita, sehingga tidak akan banyak gerakan yang
menentang kita.Sebelum mengakhiri pidato ini, saya ucapkan terima
kasih atas kerja sama yang luar biasa ini, kepada
seluruh pihak yang telah ikut serta membantu usaha
kita, perusahaan-perusahaan Multinasional, Televisi
dan Media masa, Bank Dunia, IMF, CGI, Negara-Negara
sekutu, Economic Hit Man, Mafia Berkeley, yang
terhormat pejabat korup indonesia. Dan lain-lain, dan
lain-lain.Sekian dan terima kasih.
President USA
George W. BushNB; sifat sangat rahasia, boleh di buka kepada public
25 tahun yang akan datang.Sumber : Confidential
Popularity: 6% [?]
14 Jun
intro: D D Bmin Bmin Emin
Gmin D Bmin A
D
ada yg benci dirinya
Emin A
ada yg butuh dirinya
D F#Aug Bmin
ada yg berlutut mencintanya
Emin A
ada pula yg kejam menyiksa dirinya
D Emin
ini hidup wanita si kupu-kupu malam
A D
bekerja bertaruh seluruh jiwa raga
D Emin
bibir senyum kata halus merayu memanja
A
kepada setiap mereka yg datang
D
dosakah yg dia kerjakan
Emin A
sucikah mereka yg datang
D F#Aug Bmin
kadang dia tersenyum dalam tangis
Emin A
kadang dia menangis di dalam senyuman
D Emin
oh apa yg terjadi, terjadilah
A D Emin
yg dia tahu Tuhan penyayang umatnya
F#min Fmin Emin
oh apa yg terjadi, terjadilah
A D
yg dia tahu hanyalah menyambung nyawa
Guitar solo
D Bmin Emin Gmin
D Bmin Emin A
D Emin
oh apa yg terjadi, terjadilah
A D Emin
yg dia tahu Tuhan penyayang umatnya
F#min Fmin Emin
oh apa yg terjadi, terjadilah
A D
yg dia tahu hanyalah menyambung nyawa
D Bmin Emin Gmin
D Bmin Emin A
D
Popularity: 4% [?]
8 Jun
Untuk jadi bahan renungan …..
Mohon perkenan membaca beberapa cerita nyata berikut
ini. Bersyukurlah saya, kita semua.
“Nikmat Tuhan mana lagi yang akan engkau dustakan”.
(1)
SeKATA
SeKATA. SukarElawan duKA YogyakarTA. Kami tak
siapa-siapa. Hanya orang-orang yang masih punya
tenaga. Ada mahasiswa UGM, UII, UIN.
Mahasiswa Sulawesi Selatan, pegawai Lembaga Ombudsman
Daerah, Indonesian Court Monitoring, Keluarga Alumni
Gadjah Mada (Kagama) dan lain-lain. SeKATA punya cara
kerja sederhana. Mengumpulkan dana dari dermawan,
membelikan sembako di masa tanggap darurat, dan
menyalurkannya ke daerah yang belum tersentuh bantuan
sama sekali.
Semua bergerak dengan sukarela, dengan kerja nyata.
Tanpa banyak kata. Hanya demi korban gempa, ber-Seiya
Sekata, membangun barisan:
SukarElawan duKA YogyakarTA.
****
(2)
Gempa di Negeri Kampung Maling
Pasca gempa Yogya. Dusun Kepek, Jetis, Bantul.
Hadirlah bukti nyata Indonesia, “Negeri Kampung
Maling”. Pencuri mengambil kesempatan di tengah duka
gempa sekalipun.
Malam hari, gelap-gulita. Tak ada listrik, hanya
diterangi cahaya rembulan. Di tengah guyuran lebat
hujan. Di tenda posko yang seadanya.
Meluncurlah pick up bak terbuka. Berkedok seperti para
relawan membawa bantuan. Nyatanya, para relawan
gadungan itu tega, teramat tega.
Mereka tanpa hati mencuri sembilan motor korban gempa
yang sedang diparkir di samping posko bantuan.
“Hanya itu yang tersisa. Kami tak punya apa-apa”.
“Rumah tiada, sanak keluarga menjadi korban. Sekarang
kecurian”.
“Teganya mereka ya Allah”.
Di negeri kampung maling, gempa bukan hanya mengetuk
para relawan, tetapi juga para manusia yang tak punya
perasaan kemanusiaan.
*****
(3)
Kejujuran Kain Kafan
Seorang korban datang dari Klaten. Membawa kabar duka
ke sekian.
Warganya 18 orang menuju sakratul maut. Rumah sakit
sudah menyerah.
Mereka harus siap-siap dengan prosesi pemakaman ke
sekian.
Kain kafan tak tersedia di manapun mata memandang.
Meski demikian, uang 400 ribu diberikan ke seorang
relawan. Misinya: cari kain kafan.
Entah siapa sang relawan, kami pun tak kenal. Yang
jelas dia datang,menyatakan siap bergabung dengan
SeKATA. Dari pagi hingga sore, tak ada kabar.
Bendahara SeKATA mulai gelisah.
Menjelang Maghrib datanglah sang relawan. Membawa
segulung kain kafan.
Dengan muka sumringah.
“saya berputar. Tak ada kafan dimana-mana” .
Akhirnya di daerah Jalan Prambanan km 19 ada Dewa
Tekstil, yang sudah bersiap tutup.
“Mbak saya mau beli kain kafan. Untuk 18 orang korban
gempa”.
“Ambil saja Mas. Gratis”. Ada mata sayu, dan senyum
sendu seiring suara tulus itu.
“Alhamdulillah” .
Lalu sang relawan, masih dengan senyum, merogoh saku
celananya.
Dikeluarkannya uang 400 ribu. Diserahkannya kembali ke
bendahara SekATA.
“Gratis mbak, ini uangnya tidak jadi terpakai”.
Sang bendahara, tersenyum. Masih merasa berdosa,
karena sempat berprasangka buruk.
“Terimakasih mas”.
“Eh, siapa namamu”.
“Aris”.
Aku tersenyum. Masih ada harapan. Meski langka, masih
ada kejujuran di negeri kampung maling.
Terimakasih Aris.
*****
(4)
Kejujuran Loper Koran
Pasca gempa. Loper koran saya masih rajin berkeliling
dengan sepeda ontelnya.
“Pak, bagaimana kondisi panjenengan” .
“Saya di Bantul Pak. Saya tidak punya rumah lagi.
Rubuh.”
“Hhhhh….turut berduka Pak. Bagaimana keluarga Bapak”
Tak ada sahutan. Hanya matanya mulai berkaca. Diam.
Dan berlalu dengan sepeda ontelnya.
Saya dan istri terdiam. Terpaku.
Esoknya.
“Pak ini ada bantuan sembako. Bapak bawa dan ini
ongkosnya”.
“Jangan Bu…kalau saya terima. Itu hanya untuk saya.
Padahal banyak warga di tempat saya yang membutuhkan.
Ibu bawa bantuan dan uang itu ke lokasi saja. Jangan
diberikan kepada saya”.
Ah…betul-betul air di tengah kemarau. Di tengah
banyak korban berteriak meminta bantuan. Sang loper
koran dengan wajah lugunya, suara seraknya, tetap
bertahan dengan idealisme sederhananya.
Aku tersenyum. Masih ada harapan. Meski langka, masih
ada kejujuran di negeri kampung maling.
Terimakasih Pak Paijo.
*****
Popularity: 10% [?]
6 Jun
atau Term Of Service dalam bahasa Inggrisnya
karena ada kalimat seperti ini ![]()
ANDA MENGERTI DAN MENYETUJUI BAHWA BILA ANDA DOENLOAD ATAU MENDAPATKAN MATERI ATAU DATA DARI MENGGUNAKAN LAYANAN PENCARIAN GOOGLE DENGAN KEBIJAKAN DAN RESIKO ANDA SENDIRI DAN ANDA BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUSAKAN SISTEM KOMPUTER ANDA ATAU KEHILANGAN DATA YANG BERASAL DARI DOWNLOAD MATERI ATAU DATA TERSEBUT.
BEBERAPA NEGARA BAGIAN ATAU DAERAH-DAERAH KEKUASAAN LAIN TIDAK MEMPERBOLEHKAN PENGECUALIAN ATAS GARANSI YANG DIARTIKAN, JADI PENGECUALIAN-PENGECUALIAN DI ATAS BELUM TENTU BERLAKU PADA ANDA. ANDA MUNGKIN MEMPUNYAI HAK-HAK LAIN YANG BERBEDA DARI NEGARA-NEGARA BAGIAN DAN DAERAH-DAERAH KEKUASAAN YANG SATU DENGAN YANG LAIN.
Batas dari Pertanggungjawaban
gak usah dibaca setuju aja deh!
Beberapa negara bagian tidak memperbolehkan pengecualian atau pembatasan atas kecelakaan atau akibat kerusakan, jadi pembatasan atau pengecualian yang di atas tidak berlaku atas diri anda
Tanpa membatasi yang sebelumnya, tanpa dasar apapun juga Google tidak bertanggung jawab atas adanya penundaan atau kegagalan dalam tindakannya yang disebabkan oleh alam, pemaksaan, atau sebab-sebab yang tidak dapat dicegah langsung atau tidak langsung, termasuk, tanpa batas, matinya internet, matinya alat komputer, matinya alat yang lain, mati listrik, pemogokan, pertikaian buruh, huru-hara, gangguan sipil, kurangnya buruh atau peralatan, kebakaran, banjir, badai, peledakan, atas kehendak Tuhan, perang, tindakan pemerintah,perintah dari pengadilan dalam atau luar negeri, tindakan yang tidak dilakukan oleh pihak ketiga, atau hilangnya/ turunnya fluktuasi panas, sinar, atau pendingin ruangan.
yang aslinya seperti ini
YOU UNDERSTAND AND AGREE THAT YOU DOWNLOAD OR OTHERWISE OBTAIN MATERIAL OR DATA THROUGH THE USE OF THE GOOGLE SERVICES AT YOUR OWN DISCRETION AND RISK AND THAT YOU WILL BE SOLELY RESPONSIBLE FOR ANY DAMAGES TO YOUR COMPUTER SYSTEM OR LOSS OF DATA THAT RESULTS FROM THE DOWNLOAD OF SUCH MATERIAL OR DATA.
SOME STATES OR OTHER JURISDICTIONS DO NOT ALLOW THE EXCLUSION OF IMPLIED WARRANTIES, SO THE ABOVE EXCLUSIONS MAY NOT APPLY TO YOU. YOU MAY ALSO HAVE OTHER RIGHTS THAT VARY FROM STATE TO STATE AND JURISDICTION TO JURISDICTION.
Limitation of LiabilityUNDER NO CIRCUMSTANCES SHALL GOOGLE OR ITS LICENSORS BE LIABLE TO ANY USER ON ACCOUNT OF THAT USER’S USE OR MISUSE OF OR RELIANCE ON THE GOOGLE SERVICES. ARISING FROM ANY CLAIM RELATING TO THIS AGREEMENT OR THE SUBJECT MATTER HEREOF SUCH LIMITATION OF LIABILITY SHALL APPLY TO PREVENT RECOVERY OF DIRECT, INDIRECT, INCIDENTAL, CONSEQUENTIAL, SPECIAL, EXEMPLARY, AND PUNITIVE DAMAGES WHETHER SUCH CLAIM IS BASED ON WARRANTY, CONTRACT, TORT (INCLUDING NEGLIGENCE), OR OTHERWISE, (EVEN IF GOOGLE OR ITS LICENSORS HAVE BEEN ADVISED OF THE POSSIBILITY OF SUCH DAMAGES). SUCH LIMITATION OF LIABILITY SHALL APPLY WHETHER THE DAMAGES ARISE FROM USE OR MISUSE OF AND RELIANCE ON THE GOOGLE SERVICES, FROM INABILITY TO USE THE GOOGLE SERVICES, OR FROM THE INTERRUPTION, SUSPENSION, OR TERMINATION OF THE GOOGLE SERVICES (INCLUDING SUCH DAMAGES INCURRED BY THIRD PARTIES). THIS LIMITATION SHALL ALSO APPLY WITH RESPECT TO DAMAGES INCURRED BY REASON OF OTHER SERVICES OR GOODS RECEIVED THROUGH OR ADVERTISED ON THE GOOGLE SERVICES OR RECEIVED THROUGH ANY LINKS PROVIDED IN THE GOOGLE SERVICES, AS WELL AS BY REASON OF ANY INFORMATION OR ADVICE RECEIVED THROUGH OR ADVERTISED ON THE GOOGLE SERVICES OR RECEIVED THROUGH ANY LINKS PROVIDED IN THE GOOGLE SERVICES. THIS LIMITATION SHALL ALSO APPLY, WITHOUT LIMITATION, TO THE COSTS OF PROCUREMENT OF SUBSTITUTE GOODS OR SERVICES, LOST PROFITS, OR LOST DATA. SUCH LIMITATION SHALL FURTHER APPLY WITH RESPECT TO THE PERFORMANCE OR NON-PERFORMANCE OF THE GOOGLE SERVICES OR ANY INFORMATION OR MERCHANDISE THAT APPEARS ON, OR IS LINKED OR RELATED IN ANY WAY TO, THE GOOGLE SERVICES. SUCH LIMITATION SHALL APPLY NOTWITHSTANDING ANY FAILURE OF ESSENTIAL PURPOSE OF ANY LIMITED REMEDY AND TO THE FULLEST EXTENT PERMITTED BY LAW.
Hayoooo.. sapa nih yg terjemahin.. ![]()
Popularity: 8% [?]
5 Jun
berikut seperti yg di ceritakan oleh Rony Lantip
Teman-teman mungkin sudah tahu, e-life style kemarin menghadirkan didin (airputih) dan hening (mpbi). Hal yang paling menyesakkan adalah kenyataan bahwa teman-teman yang bergerak di dunia IT ini rata-rata memiliki kelemahan dalam pemilihan bahasa dan bersilat lidah. Kita tahu, atau paling tidak percaya, bahwa teman-teman memiliki nurani yang tulus untuk membantu, tapi mari kita tengok ilustrasi berikut:
Raja Tega Roy Suryo: mediacenter sendiri mendapatkan data darimana mas?
Didin: ya kita tidak langsung ke lapangan, kita memanfaatkan sumber sekunder
Raja Tega Roy Suryo: wah *tersenyum sinis* lantas dimana keakuratannya? Jangan-jangan datanya ngawur kayak BLOGGER-BLOGGER itu
Hening: *tertawa*
Raja Tega Roy Suryo: *tertawa*Aku tahu Hening, sudah lama kami bekerja sama. Aku percaya dia tidak menertawakan blogger ataupun menangkap pernyataan RS, dia tentu menertawakan kegagapan Didin (dalam hal ini kugeneralisir sebagai kegagapan orang IT) dalam menjawab pertanyaan seperti ini. Saya sendiri tidak menyalahkan didin, karena memang kenyataan di lapangan data diambil dengan langkah seperti itu, hanya saja orang seperti Raja Tega Roy Suryo memiliki kelihaian tersendiri dalam menyetir pertanyaan untuk menguntungkan dirinya sendiri. Jalan apapun dia tempuh untuk menggempur kekuatan lain yang tidak dia sukai.
Inti dari postinganku ini hanyalah mengingatkan kepada semuanya saja, fungsi kita adalah fungsi advokasi. Nilainya tentu sama besar dengan pusat data maupun penggalangan bantuan langsung. Enda dengan indonesiahelp misalnya, bisa dijadikan contoh jembatan bantuan masuk ke wilayah Jogja. Airputih juga sudah menorehkan keberhasilan di Aceh maupun di Nias. Tapi dengan pernyataan seperti di atas, melalui media nasional, hal-hal ini menjadi tertutupi.
Catatan saya sendiri, hell with roy suryo! Namun saya menyarankan kita fokus di wilayah advokasi. Advokasi dalam hal ini tentu saja bisa banyak hal, namun yang paling penting kita juga harus aware dengan kemungkinan-kemungkinan ataupun tahapan-tahapan yang tepat. Sebagai contoh saja mengenai bantuan. Misalnya informasi yang kita sebar di media internet mendapat tanggapan dari seluruh dunia, dan masyarakat di luar indonesia tertarik untuk membantu, maka kita bisa arahkan model bantuan yang lebih pas. Selain kebutuhan untuk tahapan rescue, masih ada kebutuhan untuk tahapan rehabilitasi (misalnya saja alat-alat bangunan) sehingga secara tidak langsung kita membantu masyarakat untuk mandiri dan kembali menjalani kehidupannya tanpa selalu tergantung dengan bantuan. Saudara dari Eko Juniarto sudah memilih wilayah advokasi pemulihan melalui ilmu psikologi, menangani trauma masyarakat. Nah, kita tentu juga bisa memilih wilayah yang seperti ini. Ya, ini hanyalah untuk kasus bantu membantu ketika ada bencana seperti sekarang ini. Untuk kasus lain, kita juga tentu bisa berperan lain.
Lantas, pagi ini saya mendapat sms dari heri, untuk membaca KR halaman 2 kolom 7. Dan ternyata RS bahkan sudah kampanye tentang “bahaya”nya permohonan bantuan melalui internet. Satu himbauan yang sepertinya baik, namun itu mematikan keinginan masyarakat untuk bersentuhan dengan dunia yang lebih luas.
Entahlah, saya sedang bingung. Berikut aku sertakan omongan RS di KR.
Popularity: 7% [?]
1 Jun
Berani enggak “gokil” begini  ?
Seorang Polantas menghentikan mobil seorang  pria yang ngebut dengan
kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud  menilangnya.
Polantas: “Selamat malam Pak. Tolong lihat  SIM-nya”.
Pria : “Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara  terlalu
sering ditilang”.
Polantas: (Menyeringai) “Oya .? Kalau begitu, Â tolong perlihatkan STNK-nya”.
Pria : “Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan  mobil saya. Ini mobil hasil
curian”.
Polantas: “Mobil  curian?”
Pria : “Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah  ingat, saya
lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya  menyimpan
pistol saya di sana”
Polantas: “Hah …? Ada pistol di kotak  perkakas?”
Pria : “Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya  selesai
merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di  bagasi”.
Polantas: “Ada MAYAT di BAGASI ..?”
Pria : (Dengan muka  dingin) “Iya Pak….”.
Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menyuruh sang pria untuk
turun sambil menodongkan pistolnya lalu menelepon atasannya yang kemudian
menghubungi Kapolda.
Tidak berapa lama  kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil
polisi dan Kapolda  mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap
tenang.
Kapolda: “Boleh  saya lihat SIM Anda, Pak ?”
Pria : “Oh, tentu”. (SIM-nya masih berlaku  dan resmi)
Kapolda: “Mobil siapa ini ?”
Pria : “Mobil saya Pak. Â Ini STNK saya”. (Juga masih berlaku)
Kapolda: ” Boleh Anda buka kotak  perkakas dengan perlahan dan tunjukkan
kepada saya pistol Anda di sana ?”
Pria : Â “Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana”. (Tentu saja,
memang tidak ada  pistol di sana)
Kapolda: “Hmm.. Kalau begitu, Â boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat
laporan bahwa ada mayat di sana”.
Pria : “Baik  Pak …” (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)
Kapolda: Â “Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak
mengatakan bahwa  Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya
pistol di kotak  perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi”.
Pria : “Oh, Â begitukah ceritanya .? Saya yakin si pembohong besar itu
juga mengatakan kepada  Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah .”.
*%&$(_!$*%@$^%)(!^)#$+!+&…
Popularity: 5% [?]
1 Jun
dapet email dari Eko Juniarto
semoga dapat tersalurkan
dear all,
kakak ipar saya yang juga seorang psikolog anak bersama para psikolog
di jogja ditugaskan untuk mengkoordinasikan program pemulihan trauma
anak2 korban gempa. saat ini, kendalanya adalah kekurangan dana untuk
mulai bergerak, karena saat ini most of the fund ditujukan untuk
keperluan medis dan supply makanan, jadi belum ada yang melirik
pemulihan trauma korban gempa, terutama anak2.kalau ada keinginan menyumbang bisa disalurkan ke
*Haryanto FR, MA, Drs - HIMPSI DIY*
*Taplus no 228.001002186.901 *
*BNI cab. UGM Yogyakarta*bantuan yang diharapkan juga gak harus berjumlah besar kok, yang
penting mereka bisa mulai bergerak sambil menunggu alokasi dana resmi
dari lembaga2 terkait.
Popularity: 9% [?]
![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() | ![]() |
| By N2H | |||||||||
783
72
22
12
0
489
363
32
6
5
2
2
0
0
0
0
0